Sabtu, 25 Juni 2011

Foto-Foto "Behind The Scene" Film Jaws

Sebelum bioskop-bioskop dibanjiri oleh berbagai film monster pemakan manusia, tentu kita sudah pernah mendengar film Jaws, film tahun 1975-an ini bercerita mengenai hiu pembunuh yang kemudian sukses ditonton oleh ribuan orang diberbagai negara. Sebelum ada teknologi CGI canggih atau rekayasa komputer, film ini menghadirkan ketegangan demi ketegangan secara hampir nyata, tidak heran juga kalau dibelakang pembuatan film ini adalah Steven Spielberg, orang yang juga sukses membuat film-film seperti ET, Jurassic Park, dan segudang film box office lainnya.





 
Steven Spielberg (sedang berdiri) mengarahkan jalannya syuting, walau Steven di situ adalah bos-nya pada kenyataannya Steven justru orang termuda di lokasi syuting, pada awalnya para kru meremehkan Steven tapi  setelah Jaws menjadi box office dan kesuksesan film-film selanjutnya, banyak orang yang kemudian berbalik menghormati Steven

Spielberg directs from the jetty at State Beach.
 
Dalam scene "Pemburu salah tangkap", digambarkan para pemburu hiu tersebut berhasil menangkap hewan pembunuh tersebut, padahal sebenarnya itu bukanlah hiu ganas yang menyerang manusia. BTW kru film menyewa sekelompok nelayan di Florida untuk menangkap dan membunuh Hiu Tiger sepanjang 4 meter dan menerbangkannya ke lokasi syuting dengan pesawat FedEx.

Spielberg and crew observe as teamsters remove the not-so-freshly-caught shark from its ice-packed shipping crate.

Adegan Quint dimakan hiu ini seharusnya berakhir Juli tapi ternyata malah molor sampai September

Shooting Quint's demise. The gruesome attack would mark Shaw's final performance as Quint.

Beberapa penduduk lokal dibayar untuk memerankan suasana panik di pantai, beberapa cuma berakting, beberapa terlalu menghayati, contohnya si Dwight Francis of Edgartown dibawah ini

Shooting from the watertight camera box. Several daring Islanders, among them Dwight Francis of Edgartown, volunteer for some dramatic close-ups.

Bob Mattey adalah spesialis efek khusus dibalik kesuksesan menghidupkan karakter Jaws, anda tidak menyangka kan kalau yang dipegang Mattey hanyalah hiu mekanik.

Effectsmen Bob Mattey (steering boat) and Richie Helmer touch up the shark.

Ratusan pemeran figuran memadati pantai, mereka dibayar $ 2,5 perjam, wuihh menyenangkan ya...sayangnya produser film ini mumet, sebabnya saat pengambilan gambar, cuaca sedang dingin-dinginnya sehingga beberapa figuran mengundurkan diri, ini tentu membingungkan karena mengganggu kontinuitas acara.

Hundreds of extras converge on Joseph Sylvia State Beach to usher in the (weeks-long) July Fourth holiday.


Apa yang dilakukan kru ketika sedang iseng? yup banyak misalkan saja melempar dummie dari jendela



Ada dua 'robot' hiu, satu memiliki perut terbuka di sisi kiri dan satunya lagi dengan perut kanan terbuka, penggunannya tergantung dari sudut pandang kamera mana diambil.. Lha kenapa nggak bikin satu hiu utuh saja? Menurut Bob Mattey kalau bikin satu hiu utuh maka akan susah untuk mengambil gambar karena terbentuk kantong udara disekitar hiu

Inside the boathouse loft, mid-May.


Beginilah suasana editing film di Harbor View Hotel.




Masih ingat hiu yang didatangkan dari Florida? kru film punya masalah dengan ikan mati, yaitu gampang membusuk, terpaksa para penata rias merias hiu ini biar keliatan segar lagi.

Preserving the illusion of freshness. Makeup artists moisten the shark's quickly drying skin.


Cal Acord spesialis efek khusus sedang berpose di mulut Bruce, si hiu mekanik.

Special-effects operative Cal Acord takes a closer look at Amity Island's shark problem.


Masalah lain yang dihadapi oleh kru adalah kombinasi antara hiu mekanik dengan air laut adalah korosi, karat benar-benar mengacaukan semuanya ya?

The platform shark takes a dive.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar